Empathic Communication of the Geger Task Force in Strengthening Caregiver Support for Mental Health Recovery

Authors

  • Sheila Heza Aurora Universitas Trunodjoyo Madura
  • Sri Wahyuningsih Trunodjoyo University of Madura

DOI:

https://doi.org/10.37826/spektrum.v14i1.1226

Keywords:

Caregiver, Empathetic Communication, ODGJ, Recovery, Task Force

Abstract

Families are at the forefront as companions to patients with mental disorders in their daily lives, such as helping them comply with treatment and providing emotional support. As caregivers, families often receive little attention in terms of mental, psychological, and emotional support from relevant parties. One form of support to optimize the role of caregivers is through effective communication. The Geger Task Force Team uses an empathetic communication approach with caregivers so that they feel heard and supported, giving them the strength to perform their roles optimally, which will ultimately have an impact on the patient's recovery process. This study was conducted to explore in depth the forms and patterns of empathetic communication applied by the Geger Task Force in supporting the role of caregivers and to identify the factors that hinder the application of empathetic communication between the Geger Task Force and caregivers, which affect the recovery process of patients with mental disorders. A qualitative research method with a case study approach was used. Research data sources were obtained from interviews and direct observations, audio-visual recordings, photographs, and research-related archives. Empathetic communication was implemented more actively through home visits as the main means of providing emotional, informational, and instrumental support, as well as appreciation. However, the effectiveness of this communication and empowerment was hampered by three factors. Although the Geger Task Force played an active role, the success of patient recovery also depended on cooperation between institutional initiatives and the openness of the families of patients with mental disorders. Keywords: Caregiver, Communication, Empathetic , ODGJ, Recovery, Task Force

Author Biography

Sri Wahyuningsih, Trunodjoyo University of Madura

Keluarga menjadi garda terdepan sebagai pendamping pasien gangguan jiwa dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu dalam kepatuhan pengobatan, hingga memberikan dukungan emosional. Sebagai caregiver, keluarga kerap kali kurang mendapatkan perhatian dalam beberapa aspek seperti mental, psikologis, hingga emosional dari pihak-pihak terkait. Salah satu bentuk dukungan untuk mengoptimalkan peran caregiver yaitu dengan melalui komunikasi yang efektif. Pendekatan komunikasi empatik dilakukan Tim Satgas Geger kepada caregiver agar mereka memiliki perasaan didengar dan didukung, sehingga mereka memiliki kekuatan untuk menjalani perannya dengan optimal yang nantinya akan berdampak pada proses pemulihan pasien. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengekspolarasi secara mendalam bentuk dan pola komunikasi empatik yang diterapkan oleh Tim Satgas Geger dalam mendukung peran caregiver serta mengidentifikasi faktor penghambat penerapan komunikasi empatik antara Tim Satgas Geger dan caregiver yang mempengaruhi proses pemulihan pasien gangguan jiwa. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian, diperoleh dari wawancara dan observasi langsung, audio visual, foto dan arsip terkait penelitian. Komunikasi empatik diimplementasikan secara lebih aktif melalui metode kunjungan rumah sebagai sarana utama pemberian dukungan emosional, informasional, instrumental, serta penghargaan. Namun, efektivitas komunikasi dan pemebrdayaan ini terhambat oleh tiga faktor. Meskipun Satgas Geger sudah berperan aktif, tetapi keberhasilan pemulihan pasien juga bergantung pada kerjasama antara inisiatif lembaga dan keterbukaan keluarga pasien gangguan jiwa. Keywords: Caregiver, Komunikasi Empatik, ODGJ, Pemulihan, Satuan Tugas

References

Alfaruqy, M. Z., Masykur, A. M., Dewi, K. S., Indrawati, E. S., Sawitri, D. R., Kaloeti, D. V. S., Hyoscyamina, D. E., Desiningrum, D. R., Kristiana, I. F., & Rusmawati, D. (2018). Pemberdayaan Keluarga Dalam Perspektif Psikologi. Fakultas Psikologi Undip.

Aprilia, E., & Winduwati, S. (2023). Komunikasi Antarpribadi Caregiver Dan Penyintas Gangguan Mental Dalam Membangun Hubungan. Koneksi, 7(1), 13–20.

Burhani, S. (2023). Mental Health Integrated Service Post (Posyandu Jiwa): A Community-Based Response To The Increasing Number Of People With Mental Disorders (Odgj) In Bacem Village, Ponggok, Blitar. Journal Of Educational Research And Practice, 1(1), 1–14.

Danukusumah, F., Suryani, S., & Shalahuddin, I. (2022). Stigma Masyarakat Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(03), 205–212.

Dewi, P. M., & Sh, M. H. (2025). Metode Penelitian Kualitatif Bab. Metode Penelitian Kualitatif, 101.

Eni, K. Y., & Herdiyanto, Y. K. (2018). Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Pemulihan Orang Dengan Skizofrenia (Ods) Di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 5(2).

Ersida, H., & Mutiawati, E. (2016). Home Visit Perawat Dan Kemandirian Keluarga Dalam Perawatan Halusinasi Pada Pasien Schizophrenia. Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1).

Erwanto, R. (2016). Faktor Yang Berhubungan Dengan Beban Keluarga Dalam Merawat Aktifitas Sehari-Hari Pada Lansia. Jnki (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia)(Indonesian Journal Of Nursing And Midwifery), 4(3), 117–122.

Firda, H., Rizki, K., & Daud, M. (2025). Hubungan Stigma Masyarakat Dengan Sikap Masyarakat Derhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Desa Cot Rumpun Kabupaten Aceh Besar. Quantum Wellness: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(4), 264–275.

Halimah, A. N. (2020). Strategi Komunikasi Puskesmas Mlilir Dalam Pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj) Melalui Program Aji Mumpung Kec. Dolopo, Kabupaten Madiun. The Commercium, 3(3), 127–141.

Jayanti, D. M. A. D., Ekawati, N. L. P., & Mirayanti, N. K. A. (2021). Psikoedukasi Keluarga Mampu Merubah Peran Keluarga Sebagai Caregiver Pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(1), 1–7.

John W.Creswell. (2014). Penelitian Kualitatif & Desain Riset Memilih Di Antara Lima Pendekatan (Edisi Ke-3). Pustaka Pelajar.

Js, H. (1985). Measures And Concepts Of Social Support. Social Support And Health.

Kartika, D. K., Tohar, A. A., & Lestari, Y. I. (2025). Peran Psikologis Bagi Caregiver Anak Yang Menjalani Hospitalisasi. Indonesian Research Journal On Education, 5(3), 477–486.

Kurnia, R. T. R., Putri, A. M., & Fitriani, D. (2019). Dukungan Sosial Dan Tingkat Stres Orang Tua Yang Memiliki Anak Retardasi Mental. Jurnal Psikologi Malahayati, 1(2), 28–34.

Kurniawati, R., Anisah, R. L., & Yuliastuti, A. (2025). Model Intervensi Partisipatif Berbasis Masyarakat (Cbpi) Dalam Pendampingan Kader Kesehatan Jiwa. Penamas: Journal Of Community Service, 5(3), 571–586.

Lail, E. D. A., Muwakhidah, M., Rofikho, M. Z., Wahyungtiyas, F. A., Mun’im Zamzami, M. A., & Salsabila, V. A. P. (2024). Genuineness Dan Empati Konselor Dalam Layanan Konseling Berdasarkan Perspektif Siswa. Teaching, Learning, And Development, 2(2), 70–76.

Legystania, T. (2021). “Komunikasi Terapeutik Antara Perawat Dengan Pasien Anxiety Disorder Di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan. Fakultas Ilmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif ….

Mashudi, S., Yusuf, A., & Subarniati Triyoga, R. (2019). Modul Family Health Untuk Meningkatkan Interaksi Keluarga Dengan Penderita Skizofrenia. Unmuh Ponorogo Press.

Mustika, Q. E. K. (N.D.). Pengaruh Stres, Regulasi Emosi, Dan Dukungan Sosial Terhadap Ide Bunuh Diri Pada Dewasa Awal Di Jabodetabek. Fakultas Psikologi Uin Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nasriati, R. (2017). Stigma Dan Dukungan Keluarga Dalam Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj). Medisains: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, 15(1), 56–65.

Nurhikmah, N., Wijoyo, E. B., Yoyoh, I., Kartini, K., Hastuti, H., & Mulyawan, A. (2022). Intervensi Psikoedukasi Keluarga Untuk Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj): Literature Review. Edu Masda Journal, 5(2), 107–113.

Pratama, R. P., & Wahyuningsih, S. (2025). Pendekatan Komunikasi Partisipatif Tim Samurai Terhadap Family Caregiver Dalam Transformasi Penanganan Pasung Odgj. Jurnal Riset Komunikasi (Jurkom), 8(1), 106–122.

Rahma, S. N., Riyantini, R., & Hapsari, D. T. (2021). Fenomenologi Komunikasi Terapeutik Family Caregiver Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (Kpsi). Jurnal Pustaka Komunikasi, 4(2), 187–197.

Subardjo, R. Y. S., & Nurmaguphita, D. (2021). Dukungan Keluarga Dalam Penanganan Odgj. Universitas Ahmad Dahlan.

Wahyu, P. N., Baihaqi, M. I. F., & Damaianti, L. F. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Stres Pada Orang Tua Dengan Anak Tunagrahita Yang Dimoderasi Oleh Status Sosial Ekonomi Di Slb-C Kota Bandung. Jurnal Psikologi Insight, 5(2), 183–192.

Wahyuningsih, S. (2022). Model Kolaborasi Komunikasi Terapeutik Kiai Dan Perawat Jiwa Sebagai Media Kekuatan Pencapaian Realisasi Diri Orang Dengan Gangguan Jiwa. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 5(1), 43–54.

Wahyuningsih, S. R. I., Hidayat, M. A., Dartiningsih, B. E. K. A., & Lyndon, N. A. (2025). Stakeholder Evacuation Communication Model To Increase The Success Of Families In Handling Pasung Towards Zero Pasung. 41(June), 188–209.

Yustiyani, Y. (2019). Dukungan Family Caregiver Terhadap Orang Dengan Skizofrenia Di Desa Petir Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunungkidul. Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Downloads

Published

2026-03-30

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.