Media Referensi Berbasis Teknologi Facebook Bagi Wartawan dalam Menyusun Berita
DOI:
https://doi.org/10.37826/spektrum.v8i2.101Kata Kunci:
media referensi, teknologi, facebook, berita, wartawanAbstrak
Facebook memiliki fungsi beragam termasuk dalam membantu kegiatan profesional. Sebagai media sosial yang digunakan oleh 140 juta penduduk Indonesia, facebook memiliki peran signifikan juga dalam membantu tugas wartawan. Fenomena pemanfaatan referensi media sosial juga banyak dipraktikkan di luar negeri. Namun, konvergensi media mempertanyakan batasan pemanfaatan facebook oleh wartawan dalam menyusun berita. Sebab, konvergensi media memberikan keleluasaan bagi pengguna media sosial untuk bisa menjadi komunikan sekaligus komunikator di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode naratif kualitatif yang mewawancarai 9 informan terdiri dari wartawan cetak, elektronik maupun online. Metode naratif menggambarkan praktik penggunaan sumber media facebook dari kaca mata wartawan yang dijadikan sebagai sumber dalam menyajikan berita. Purposive sampling merupakan teknik pengambilan jumlah informan. Hasil dari penelitian ini adalah facebook dijadikan sebagai media referensi oleh wartawan dalam mencari, menggelola dan menyusun berita. Batasan penggunaan referensi ada pada kegiatan mencari obyek pemberitaan dan memperkuat data penulisan berita. Terdapat dua fitur dalam facebook yang dijadikan sebagai referensi yakni update status dan grup. Wartawan berperan sebagai gatekeeper dalam mendistribusikan pesan. Langkah yang dilakukan dalam mengelola informasi berita di facebook meliputi: pengecekan, filter, crosscheck dan penulisan berita. Sedangkan, kriteria informasi yang diakses adalah bobot informasi berdampak sosial, proximity, kecenderungan media tentang konten pemberitaan, keunikan konten, extraordinary, nilai dan berita yang tinggi.
Referensi
Bardoel, J., & Deuze, M. (2001). ‘NETWORK JOURNALISM’: CONVERGING COMPETENCES OF OLD AND NEW MEDIA PROFESSIONALS. Jo Bardoel & Mark Deuze. 23, 91–103.
Carpenter, S. (2010). A study of content diversity in online citizen journalism and online newspaper articles. New Media & Society, 12(7), 1064–1084. https://doi.org/10.1177/1461444809348772
Deswindi, L. (2017). Kecepatan tingkat penerimaan dan perilaku konsumen terhadap produk lama yang mengalami perubahan dan produk inovasi baru dalam upaya memasuki dan merebut pasar. Business Management Journal, 3(2).
Fauzi, R. (2018). Perubahan Budaya Komunikasi pada Pengguna Whatsapp di Era Media Baru. JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek, 1(1). https://doi.org/10.32534/jike.v1i1.44
Gemiharto, I. (2015). Teknologi 4G-Lte Dan Tantangan Konvergensi Media Di Indonesia. Jurnal Kajian Komunikasi, 3(2), 212–220. https://doi.org/10.24198/jkk.vol3n2.10
Hasibuan, E. B. (2019). ONLINE CITIZEN JOURNALISM (Studi Kualitatif Tentang Penerapan Fungsi Gatekeeper pada Konten Berita di Grup Facebook Wajah Batam pada Bulan September-Oktober 2018) [Universitas Mercu Buana Yogyakarta]. http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/5017/
Irawan, R. E. (2014). APLIKASI CITIZEN JOURNALISM DI ERA KONVERGENSI MEDIA. Humaniora, 5(9), 816–821. https://journal.binus.ac.id/index.php/Humaniora/article/view/3137
Kurmia, N. (2005). Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 6(2), 291–296. https://doi.org/10.29313/mediator.v6i2.1197
Mareel, M. M., & Vakaet, L. C. (2012). Wound healing in the primitive deep layer of the young chick blastoderm. Virchows Archiv B Cell Pathology, 26(1), 147–157. https://doi.org/10.1007/BF02889544
McQuail, D. (2011). Teori Komunikasi Massa. Salemba Humanika.
Nuraeni, R. (2017). Peran media sosial dalam tugas jurnalistik. Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi), 3(1), 43–58.
Paulussen, S., Harder, R. A., Paulussen, S., & Harder, R. A. (2014). Social Media References in Newspapers SOCIAL MEDIA REFERENCES IN Facebook , Twitter and YouTube as sources in newspaper journalism. Journalism Practice, July, 37–41. https://doi.org/10.1080/17512786.2014.894327
Pribadi, A. S., Pratiwi, M. M. S., & Brotowidagdo, R. (2011). Motif Afiliasi Pengguna Aktif Facebook. Proyeksi, 6(2), 50–57. https://doi.org/10.30659/p.6.2.50-57
Prihartono, A. W. (2016). Surat Kabar & Konvergensi Media (Studi Deskriptif Kualitatif Model Konvergensi Media Pada Solopos). Channel, 4(1), 105–116. https://doi.org/10.12928/channel.v4i1.4210
Rendi, M., & Jauhari., Jaidan, Jauhari., Rifai, A. (2016). Pengembangan Sistem Citizen Journalism Berbasis Website dengan Metode Content Based Filtering. Annual Research Seminar (ARS), 2(1), 291–295. http://www.seminar.ilkom.unsri.ac.id/index.php/ars/article/view/878/777
Setiyaningsih, Lian Agustina; Jatmikowati, S. H. (2019). NEW MEDIA IN COMMODIFICATION. ETTISAL: Journal of COmmunication, 4(1), 25–34. https://doi.org/10.21111/ettisal.v4i1.3069
Social, we are. (2020). Social Media Use Atound The World.
Solomon, M. R. (2013). Consumer Behavior : Buying, Having and Being, 10thed. Pearson education limited.
Sopiah, N. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Media Facebook. Jurnal Ilmiah Matrik, 12(1), 165–174. https://journal.uii.ac.id/Snati/article/view/2997
Straubhaar, Joseph, dan R. L. (2006). Media Now : Communications Media in The Information Age. Wadsworth/Thomson Learning.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Vebrynda, R., Maryani, E., & Abdullah, A. (2017). Konvergensi Dalam Program Net Citizen. Jurnal Kajian Komunikasi, 5(1), 53–68. http://jurnal.unpad.ac.id/jkk/article/view/7432/5720














