Komparatif Kontruksi Isu pada Berita Pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama Pertamina
Analisa Framing pada berita Kompas dan Media Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.37826/spektrum.v8i1.67Kata Kunci:
Framing, Basuki Tjahaja Purnama, Harian Kompas, Media IndonesiaAbstrak
Isu mengenai Pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama Pertamina menjadi pemberitaan hangat oleh media. Media massa yang merupakan saluran komunikasi massa memiliki kekuatan besar membentuk opini publik. Hal tersebut dikarenakan dalam melakukan pemberitaannya, media diyakini telah melakukan konstruksi atas realitas agar sesuai dengan ideologi media. Penulis melakukan analisis pembingkaian berita (framing analysis) terhadap Harian Kompas dan Media Indonesia dalam melakukan pemberitaan terkait dengan isu ini. Metode yang digunakan Analisis Framing Pan dan Kosicki dengan paradigma konstruktivisme, dengan tujuan melihat bagaimana kedua media melakukan konstruksi atas fenomena tersebut. Sifat dari penelitian ini adalah komparatif karena penulis ingin membandingkan perbedaan sudut pandang kedua media cetak tersebut. Hasil yang didapat dari penelitian ini ditemukan bahwa media Harian Kompas telihat lebih kredibel dan netral dalam melakukan pemberitaan. Hal tesebut dapat dilihat dari kelengkapan unsur berita, penggunaan data penunjang dalam menyampaikan fakta, penggunaan lebih dari dua narasumber dan penggunaan bahasa yang lebih netral. Sementara Media Indonesia terlihat kurang kredibel dan sedikit memihak pada sosok Basuki Tjahaja Purnama. Hal tersebut dapat terlihat dari kurang lengkapnya unsur berita, kurangnya data dan narasumber serta penggunaan bahasa yang terlihat mendukung sosok Basuki.
Referensi
Eriyanto. (2002). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. PT. LKis.
Habibie, D. K. (2018). Dwi Fungsi Media Massa. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 79–86. https://doi.org/10.14710/interaksi.7.2.79-86
Kompas.id. (2020a). Cerita Berdiri “Harian Kompas.” PT. Kompas Media Nusantara. https://korporasi.kompas.id/profil/cerita-berdiri/ (diakses pada 19 April 2020 pukul 12.35)
Kompas.id. (2020b). Organisasi Kompas. PT Kompas Media Nusantara. https://kompas.id/organisasi/ (diakses pada 19 april 2020 pukul 13.05)
MediaIndonesia. (2020). Tentang Kami “Media Indonesia.” Media Group - Mediaindonesia. https://mediaindonesia.com/statics/tentang-kami (diakses pada 19 april 2020 pukul 12.35)
Nugroho, A. C. (2018). Komunikasi Tanda dan Makna dalam Pandangan CS Pierce dan Saussure. Majalah Ilmiah Semi Populer Komunikasi Massa, 14(2), 169–178. https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/MKM/article/download/2794/1274
Romli, A. S. M. (2018). Jurnalistik Cetak: Pengertian, Karakteristik, dan Jenis-Jenisnya. Romeltea. https://romeltea.com/jurnalistik-cetak/ (diakses pada 24 Juni 2020 pukul 12.35)
Sintia Cahya Ningrum. (2019). Analisis Framing Pemberitaan Tewasnya Perawat Razan Najjar di Media BBC Indonesia dan CNN Indonesia. Jurnal Spektrum Komunikasi, 7(2), 82-89. https://doi.org/10.37826/spektrum.v7i2.56
Soalohon, R. (2017). Resepsi Khalayak Terhadap Pemberitaan Kasus Antasari Azhar Dalam Portal Berita Online. Interaksi Online, 6(1), 1–11. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/19019
Soetjipto, D. (2014). Pengantar Direktur Utama. Portal BUMN (PT Pertamina). http://bumn.go.id/pertamina/halaman/41/tentang-perusahaan.html
Yuningsih, A. (2006). Implementasi Teori Konstruksi Sosial dalam Penelitian Public Relations. MediaTor, 7(1), 59–70. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mediator/article/download/1215/774














